Pasar mobil Eropa mengalami pertumbuhan 261 persen atau atau meningkat 1.029.008 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan JATO Dynamics, segmen mobil listrik juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Mobil listrik berhasil mengambil 15 persen pangsa pasar atau naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat model BEV (Battery Electric Vehicle) terjual 71.500 unit atau meningkat 338 persen dari tahun lalu. Sedangkan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) berhasil dipasarkan 81.000 unit atau meningkat 507 persen.

Untuk urusan model listrik terlaris pada April dipegang SUV Volkswagen ID.4. Sedangkan posisi berikutnya adalah Volkswagen ID.3.

“Seperti yang diantisipasi, fase pertumbuhan EV berikutnya akan datang dari SUV. Volkswagen ID.4 yang memimpin hanyalah permulaan dari tren SUV listrik, dan kami berharap model-model baru memasuki pasar seiring meningkatnya permintaan konsumen,” ujar Felipe Munoz, analis global di JATO Dynamics, dikutip dari Motor1.

Menariknya lagi, raksasa otomotif asal Jerman itu berhasil memperluas pangsa di segmen serba listrik hingga 34 persen. Model BEV bahkan mampu menutup kerugian perusahaan dari menurunnya permintaan model konvensional.

Seorang analis industri, Matthias Schmidt mencatat bahwa rata-rata kumulatif sepanjang 12 bulan dari penjualan mobil listrik Volkswagen Group di Eropa Barat sekarang mencapai lebih dari 200.000 unit. Sementara Tesla berada di angka 100.000 unit.

Kurangnya pembaruan model membuat Tesla sedikit sulit untuk tumbuh di pasar Eropa. Padahal pada kenyataannya, pasar mobil listrik secara keseluruhan terus mengalami pertumbuhan.

Sumber : https://www.msn.com/id-id/otomotif/berita/dahului-tesla-volkswagen-mulai-rajai-pasar-mobil-listrik-eropa/ar-AAKAF4X?li=AAfufCr