Volkswagen dipastikan akan segera memiliki anggota SUV atau crossover yang lebih kecil dari Tiguan. Kontestannya punya nama yang agak-agak mirip yaitu Taigun. Model ini pertama kali dikenalkan dalam wujud konsep pada gelaran Auto Expo 2020 di India. Ia dipercaya bakal segera mengaspal pertengahan tahun ini dengan segudang perbekalan modern. Menarik, mari kita berkenalan lebih dekat.

Bermain di Segmen Sekelas Honda HR-V

Gaya SUV/crossover bak pandemi yang menyebar luas ke berbagai belahan dunia. Tak terkecuali di India, bahkan tak kalah parah. Beberapa model SUV/Crossover anyar kita ketahui bermula dari hasrat market sana. Seminimalnya lakoni debut di Anak Benua. Sebut saja kontestan seperti Nissan MagniteKia Sonet, atau Renault Kiger.

Begitu pula dengan VW Taigun, akan menjadi peserta pertama pabrikan untuk menembus pasar SUV kompak di India. Mengusung basis platform MQB A0 IN yang diciptakan sesuai standar Negeri Bollywood itu. Rancang bangun modular disebut telah didesain memenuhi persyaratan regulasi emisi. Tingkat lokalisasi bahkan sampai 95 persen sehingga dapat membuatnya tampil kompetitif secara harga.

Tidak sendiri, Taigun berbagi platform dan basis desain dengan Skoda Kushaq yang juga segera mengaspal. Untuk itu, dapat diketahui dimana letak ring tinjunya. Diduga kuat siap mengisi salah satu segmen paling panas yakni mid-size SUV. Para rival di dalamnya termasuk Kia Seltos, Hyundai Creta, Nissan Kicks, Renault Duster, dan MG Hector. Sebagai gambaran familiar, boleh dibilang ia berada di kelas Honda HR-V – andai sang crossover berlogo H itu ikut bertarung.

Kendati begitu, Taigun akan menjadi kontestan paling bontot di segmennya. Memiliki tubuh yang sedikit saja lebih ciut dari HR-V. Tercatat panjang 4.225 mm, lebar 1.760 mm, tinggi 1.612 mm, dan wheelbase 2.651 mm kalau mengacu pada pengukuran Skoda Kushaq. Ini sepantaran HR-V dengan catatan 4.294 x 1.772 x 1.580 mm (PxLxT) yang sudah pasti lebih kecil dari Seltos. Namun setidaknya, wheelbase terbilang kompetitif di antara rival.

Ya, Taigun berbagi basis platform dan desain dengan Skoda Kushaq. Terdapat kesamaan rancangan komponen tubuh seperti pintu, atap, dan jendela. Meski begitu, VW guratkan garis berbeda pada area wajah dan bokong. Misal lampu utuh di depan yang mengapit grille dua palang berikut disudahi pemanis kromium di bumper. Aransemennya menyelaraskan identitas desain dengan model eksis. Juga membedakan dari Kushaq adalah lampu belakang melintang horizontal penuh serta aksen krom di bumper.

Dibekali Segudang Fitur Modern

Kata “Hustle” tampak jadi tajuk utama identitas Taigun. Diposisikan sebagai teman di tengah kesibukan atau hiruk pikuk. Akan tidak selaras bila Taigun tampil atau sajikan fitur polosan – pasti membosankan bila demikian. Namun, diketahui bahwa potensinya selaras branding. Canggih dan kekinian agar tidak terasa hambar selama perjalanan.

Contoh pada bagian eksterior, ia mengusung penerangan LED proyektor komplet lampu siang. Lebih atraktif lagi di buritan sebab visual LED huruf C dibuat terhubung di tengah. Dalam kabin, terdapat sorotan berupa instrumentasi full digital, pengoperasian AC otomatis, multi-function leather steering wheel, wireless charger, dan sunroof elektrik. Selain itu, sarana hiburan gambot 10 inci berisi fungsi integrasi smartphone Android Auto dan Apple CarPlay. Ditambah pula kemampuan konektivitas kendaraan via aplikasi My Volkswagen.

Urusan keselamatan, VW siapkan perlindungan hingga enam airbag. Disokong pula beberapa peranti penting seperti Electronic Stability Control yang konon – dan sewajarnya – jadi standar seluruh varian plus Hill Hold Control. Salah satu tambahan disebut terpasang Tyre Pressure Deflation Warning.

Dua Opsi Mesin Turbo

VW menyediakan dua opsi pemacu untuk sang crossover teranyar mereka. Paling kecil berupa enjin tiga silinder 1.000 cc TSI. Tampaknya tidak bisa disamakan dengan mesin seliter turbo yang kita kenal di sini. Outputnya jauh lebih besar dari itu, sanggup lontarkan tenaga 115 hp dan torsi 175 Nm. Putaran lantas diterjemahkan ke roda depan melalui transmisi manual enam percepatan sebagai standar atau otomatis konvensional enam percepatan khusus model seliter turbo.

Opsi paling bertenaga dihadirkan melalui pemanfaatan mesin empat silinder 1.500 cc TSI. Total output diklaim sampai 150 hp dengan torsi puncak 250 Nm. Untuk diketahui, potensinya melebihi kemampuan unit 1.800 cc naturally aspirated Honda. Girboks manual enam percepatan juga jadi standar. Tapi lain cerita untuk versi otomatis. Ia menggendong penyalur DCT 7-speed nan cekatan.

Mengaspal Pertengahan Tahun di India

Taigun Belum resmi mengaspal hanya saja beberapa jaringan diler telah membuka keran pemesanan, seperti dilansir dari CarDekho. Hal ini pun menjadi indikasi bahwa ia akan hadir dalam waktu dekat. Kemungkinan besar terlaksana Agustus, menyusul Skoda Kushaq yang direncanakan mejeng duluan di Juni. Prediksinya, VW memasang label antara 900 ribu Rupee sampai 1,75 juta Rupee. Dikonversi berarti sekitar Rp 176 – 343 juta. Sebagai gambaran, Kia Seltos dipasarkan mulai 995 ribu – 1,665 juta Rupee atau Rp 195 – 326,6 jutaan.

Mengacu prediksi kesetaraan dengan harga Seltos dan datang dari negara yang sama, tampaknya model ini cukup atraktif untuk masuk ke Tanah Air. Apakah Anda setuju? Well, kita tunggu dulu sampai ia mejeng di India baru bisa menilai lebih baik. Namun sebatas berimajinasi kalau menyapa Tanah Air, ia mungkin dapat mengisi ruang antara Mazda CX-3 atau Honda HR-V Prestige dengan kelas crossover seperti Mazda CX-30 atau Mitsubishi Eclipse Cross.

Sumber : https://www.oto.com/berita-mobil/mengenal-vw-taigun-calon-crossover-anyar-volkswagen-yang-berada-di-kelas-honda-hr-v