Volkswagen Sumatera Utara (VSU) selama dua hari telah mewarnai jalanan Kota Medan, pada acara Jambore Nasional Ke-52 Volkswagen Indonesia.

Acara ini merupakan ajang silahturahmi yang digelar oleh para pecinta otomotif ini sekaligus memamerkan beragam mobil antik dan unik dimasa modern. Dimulai pada Sabtu (19/8/2023) dan minggu (20/8/2023) di PRSU Medan.

Terlihat hadir ribuan pengguna maupun pemilik baik yang tergabung dalam komunitas, maupun kolektor yang ada diseluruh Indonesia dengan tema Unity in Diversity berjudul Volkswagen Merdeka. Perhelatan tahunan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan sejak tahun 1993 dan yang terakhir di Jogjakarta tahun 2022.

Salah satu tujuannya, guna melestarikan keberadaan mobil klasik dimasa modern sebagai pengalaman berharga dalam kehidupan penuh histori dan kenangan. Diprediksi, ada sebanyak 500 unit pecinta mobil VW yang tergabung dalam berbagai daerah dari 90 lebih Club VW se-Indonesia telah hadir diacara.

Ketua Umum Volkswagen Sumatera Utara, Heri Purwoko mengatakan acara ini sebagai bentuk partisipasi Volkswagen Sumatera Utara sebagai tuan rumah jambore nasional Volkswagen ke 52 dalam mengembangkan budaya daerah dan budaya nasional pada umumnya.

Jambore Nasional ke 52 ini merupakan pertama kalinya berlangsung diluar Jawa dan Bali. “Volkswagen Sumatera utara merupakan tuan rumah penyelenggaraan event jambore nasional Volkswagen Indonesia yang pertama di luar pulau jawa dan bali sepanjang sejarah pagelaran event nasional ini,” ujar Heri, dalam road to Jambore Nasional. Dikatakannya, total unit ada sekitar 125 unit untuk VW, dan non VW mungkin lebih dari sekitar 60 unit

Dalam rangkaian kegiatan ini, Jambore Nasional juga memperkenalkan beberapa wisata yang khususnya ada di Medan yaitu museum perkebunan dan juga museum Rahmad Syah. “Pada saat penutupan nanti kita juga melakukan charity yaitu penyantunan anak-anak yatim yang ada di Medan,” ucapnya.

Heri mengatakan bahwa, kegiatan yang utama adalah ajang silahturahmi baik antar VW itu sendiri maupun Club yang diluar VW dikhususnya di Sumut. Menurut Heri, dengan hadirnya event ini juga dapat mempromosikan UMKM yang ada di Sumut dan sekaligus pariwisata yang ada di Sumut.

“Jadi kawan-kawan Club VW diluar Sumut itu sudah ada yang keliling Sumut terlebih dahulu atau ada yang setelah event ini akan keliling wisata di Sumut misalnya danau Toba, tangkapan, maupun di bukit lawang,” katanya.

Lanjutnya, untuk peserta yang paling jauh jarak tempuhnya dengan menggunakan unit berasal dari wilayah Balik Papan, dan jika tidak peserta terjauh ada unit dari Papua. Diharapkan, dari ratusan mobil VW yang ikut serta maka dapat mempererat para otomotif, baik itu antara VW maupun Club yang diluar VW yang ada di Sumut ini semakin erat.

“Dengan demikian harapannya juga kunjungan wisata di Sumut juga akan meningkat dan juga untuk UMKM, bengkel-bengkel misalnya itu akan bergairah kembali sehingga untuk perputaran ekonomi akan lebih baik khususnya untuk Sumut,” terangnya.

Selain member Volkswagen, acara ini juga akan di hadiri oleh club yang tergabung dalam Autonation (wadah paguyupan komunitas mobil di sumatera utara) dan komunitas mobil classic and retro se Sumatera Utara.

Sumber : https://sumut.idntimes.com/news/sumut/indah-permata-sari-15/lestarikan-mobil-klasik-di-era-modern-vw-sumut-warnai-jalanan-medan?page=all