VW group investasi baterai, Volkswagen (VW) Group dilaporkan bakal berinvestasi untuk pembuatan baterai mobil listrik di Indonesia.

Rencana investasi baterai mobil listrik VW di Indonesia merupakan salah satu hasil kunjungan kerja Presiden Joko Widodo bersama para menteri ke Jerman.

Delegasi Indonesia berangkat ke ‘Negeri Bavaria’ pada 15 April 2023 dan telah bertolak kembali ke Tanah Air pada 18 April 2023 kemarin.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa perwakilan VW telah bertemu dengan Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo untuk memastikan investasi pembangunan ekosistem baterai mobil listrik di Bumi Pertiwi.

Ada tiga pihak yang akan diajak bekerja sama oleh salah satu pabrikan mobil terbesar di dunia tersebut. Pertama adalah dengan PT. Vale Indonesia.

“Kedua, (VW) akan melakukan kerja sama dengan BASF dan ketiga akan kerja sama dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) serta Merdeka Copper,” ucap Bahlil dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Negara pada Senin (17/4/2023).

VW, menurut keterangan resmi yang tercantum di situs Kementerian Investasi/BKPM, bakal berinvestasi membuat baterai mobil listrik di Tanah Air melalui anak usaha mereka yaitu PowerCo.

PowerCo didirikan sejak 2022 dan berkantor pusat di Salzgitter. Perusahaan tersebut menangani seluruh aktivitas pembuatan baterai mobil listrik dan ditargetkan menyuplai 80 persen baterai dari merek-merek kendaraan di bawah VW Group (Audi, Skoda, Lamborghini, Porsche, Bentley dan Ducati) pada masa mendatang.

Baterai VW Group buatan Indonesia pun akan dipakai di beragam merek di atas.

VW dan BASF merupakan dua perusahaan asal Jerman yang bakal berinvestasi membuat baterai mobil listrik di Indonesia. Selain itu, masih ada pula perusahaan asal Prancis yaitu Eramed.

Bahlil, dalam konferensi pers virtual, mengungkapkan bahwa BASF maupun Eramed akan membangun fasilitas di Weda Bay Industrial Park, Halmahera Pusat, Maluku Utara.

“Tadi mereka melaporkan kepada bapak presiden, di awal semester kedua ini sudah berjalan dan proses perizinannya pun sudah hampir rampung semuanya,” aku Bahlil.

“total investasi yang akan masuk dalam kunjungan bapak presiden ini, khususnya untuk ekosistem baterai mobil listrik, kurang-lebih sekitar 4,6 miliar dollar AS. Itu yang sudah masuk ke kami di Kementerian Investasi,” tutup dia.

Sumber:https://www.mobil123.com/berita/vw-akan-bikin-baterai-mobil-listrik-di-indonesia/68100